Skip to main content

Hmm Toxic Positivity? Gimana sih, Cara Menghindarinya? [Edisi Bahasa Indonesia!!]

 Kamu pasti sering mendengar kalimat-kalimat ini ketika sedang dilanda kesedihan atau kamu yang memberikan kalimat-kalimat ini pada temanmu yang sedih:

“Semangat!”

“Everything will be okay”

“Ya sudah, sabar saja.”

“Diambil postifnya aja.”

“Banyak-banyakin bersyukur”

Nah, apakah kalimat-kalimat tersebut tepat digunakan untuk menghibur orang yang sedang sedih? Bisa dibilang tidak salah juga, tetapi tidak benar juga. Kamu harus tahu waktu dan bagaimana cara yang tepat menyampaikan kalimat-kalimat tersebut!

1. Ketika temanmu sedang merasa sedih, berikan waktu terlebih dahulu. Biarkan temanmu bercerita atau meluapkan emosinya terlebih dahulu. Kalimat-kalimat yang bisa kamu berikan adalah:

“Aku siap disini untuk mendengarkanmu”

“Enggak papa, keluarkan saja semua yang kamu rasakan.”

Jika dia belum bisa menceritakan apapun, bisa tanyakan perasaannya. Tetapi jangan menghakimi atau menilai perasaannya.

“Gimana perasaanmu sekarang?”

2. Pakai metode mendengarkan aktif! Lebih baik tidak memberikan kata penyemengat ketika dia sedang bercerita. Berikan beberapa tanggapan sederhana untuk membutikan bahwa kamu sedang mendengarkan. Tanggapanmu bisa termasuk sedang merefleksikan apa yang dirasakan temanmu.

-Mendengarkan sambil mengangguk

“Oh begitu ya.”

“Iya, kamu sepertinya marah ya.”

 3. Setelah temanmu selesai becerita, kamu bisa memberikan tanggapanmu atas cerita dia. Saat inilah, kamu bisa menanyakan lebih rinci apakah temanmu hanya ingin didengarkan atau butuh solusi. Jangan lupa untuk berterima kasih kepadanya kareena sudah mau bercerita kepadamu, karena bercerita pada orang lain tentu butuh keberanian juga!

“Terima kasih ya, sudah mau bercerita kepadaku. Kamu keren sudah berani menceritakan ini.”

“Kamu luar biasa masih bertahan sampai saat ini, kamu hebat.”

Di step ini, jangan beri tanggapan yang berujung: membandingkan dirinya dengan posisimu atau posisi orang lain. Don’t do this:

“Halah, kamu belum ada apa-apanya dibandingkan aku. Aku dulu juga..”

4. Nah kemudian kapan sih kita bisa memberikan kalimat di awal tadi? Selama tiga langkah sebelumnya, sebisa mungkin tidak mengucapkan kata-kata tersebut. Kamu bisa mengucapkannya di akhir pertemuan kalian saat itu, setelah kamu memberikan solusi atau mengucapkan semua tanggapanmu di langkah ketiga. Dan yang paling penting, kata-kata positif tersebut lebih baik jangan diucapkan berulang kali di tiap dia bercerita. Jika sudah tidak terpikirkan solusi ketika dia meminta solusi, kamu bisa mengucapkan: “Tetap semangat, jika ingin bercerita lagi, aku siap mendengarkanmu!”.

Intinya, tekankah bahwa kamu akan berusaha membantunya jika ia membutuhkanmu. Keberadaanmu dalam mendengarkan curhatannya lebih penting daripada kata-kata penyemangat!

Jadi, berikan kata-kata penyemangat atau kata-kata untuk bersabar dan bersyukur di momen yang tepat!! Jika kamu mengucapkannya terlalu sering dan di momen yang kurang tepat, seperti sesaat ketika temanmu mau mulai bercerita atau di saat ia meluapkan emosinya, maka itu akan menjadi: TOXIC POSITIVITY. 

-Not everything can be viewed as positive thing. Sometimes, we should process and accept all of it, eventually we can take the positive side


                                                                                                                                       The Writer             

Comments

Popular posts from this blog

DE DAG

BELGIUM TV SHOW imdb.com “What could happen in only one day? This thrilling hijacking low-key full of strategy encounter and action-jammed” Season: 1 Year: 2018 Rating in IMDB: 8,4 Genre: Crime, Drama, Thriller Creators: Gilles Coulier and Dries Vos Main Casts: Sophie Decleir (Vos), Lukas De Wolf (Ibrahim), Johan van Assche (Ivo), Willy Thomas (Roeland), Maaike Neuville (Freya), Jeroen Perceval (Arne)                The story unfolds a bank hijacking in the Brussels center. Starting from the negotiator team, Vos, Roeland, and Ibrahim called to team up with the special force for getting the hijackers. The hijacking event happened at dawn of the morning when the two hijackers started to attack the bank. Three bank workers, Serge, Michael, and Walter were the hostages eventually and some other people who were incidentally the hostage too. These are the unlucky people who got a coincide...

TV SHOW SCI-FI, MYSTERY, & SUPERNATURAL REVIEW! #3

Part 3 (Castle Rock, Undone, Maniac, Channel Zero) Again, having fun ride with me!! Let’s go Castle Rock  Castle Rock adapted from Stephen King’s novels. Castle Rock's popularity was rising after It, a movie that adapted also from Stephen King's novel . Castle Rock season one is my favorite than the second because the story is more scary and layered. It combines horror, mystery, and a little bit of science fiction so well. At first, it was more horror and mystery. A police found a strange man in a cage. The strange man gives several unlucky events to the people in Castle Rock. He called as the devil. But, who is he actually? The performance of Bill Skarsgard is never disappointed. He shows one of his best performances besides his performance as Pennywise in It. At the end of season one, the twist unfolds. This was when the story become more into science-fiction and supernatural. The second season is much different than the first; there are dead people becoming zombies and the...

Happy Reading #3

  Hello! Welcome to the third batch of my reading routine. It has been so loongg, I didn't post something about books. I have something more important right now, so my reading routine has lef out awhile from my life.  Those books (Inferno excluded) have been in my list since July 2021. I've read 3 of them and I will write the "standalone" review later. First of all, I share you some hints about my four new books.  1. The Craftsman (by Sharon Bolton) When I found this book in BBW, I was honestly intrigued by the sypnosis. This book has some exciting elements, which are witchcraft and mystery. It look promising, thereby this book will be the last one I read. 2. The Fourth Monkey (J.D.Baker) This one is the first book from The First Monkey series. The book focused on the mystery of a death of infamous criminal. The duo detective in this case and the rest of team tried to find the truth behind the death, is  the criminal that they really seek after for a long time, or ju...